33 

Festival Tarbiyah IAIN Kudus 2019: Tadris Bahasa Inggris Menyabet 4 Juara

Festival Tarbiyah IAIN Kudus 2019: Tadris Bahasa Inggris Borong 4 Juara. Festival Tarbiyah IAIN Kudus dilaksanakan setiap tahun pada semester ganjil. Tahun 2019 ini Festival Tarbiyah dilaksanakan pada tanggal 11 – 12 September 2019 mulai dari seminar pendidikan, panggung kreasi budaya, expo dan perlombaan di dalamnya. Agenda tahun ini rutin diseleggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Tarbiyah IAIN Kudus untuk menfasilitasi mahasiswa dalam bekarya dan memperlihatkan eksistensi non-akademik.

Festival Tarbiyah 2019 tersebut diikuti oleh seluruh mahasiswa Fakultas Tarbiyah dengan berbagai perlombaan diantaranya; LKTI (Lomba Karya Tulis Ilmiah), Lomba Orasi, Lomba Inovasi Media Pembelajaran, Lomba Debat Bahasa Inggris, Lomba Debat Bahasa Jawa, Lomba Debat Bahasa Arab, Lomba Debat Bahasa Jawa, dan Lomba Cipta Lagu Anak. Antusiasme mahasiswa Tadris Bahasa Inggris cukup tinggi dalam mengikuti berbagai cabang lomba yang diselenggarakan HMJ. Persiapan yang singkat namun intenspun dilakukan oleh peserta masing-masing cabang lomba.

Pada cabang Debat Bahasa Inggris dengan 3 personel berhasil menyabet juara 2 dan dari cabang Lomba Orasi berhasil membawa juara 2. Meskipun Prodi Tadris Bahasa Inggris memiliki basic Bahasa Inggris, namun tidak menyurutkan semangat dari mahasiswa Tadris Bahasa Inggris untuk mengikuti cabang lomba Debat Bahasa Jawa dan Debat Bahasa Arab. Sebab pada cabang lomba tersebut mahasiswa Tadris Bahasa Ingrgis berhasil memboyong juara 3 dan 2. Sedangkan pada cabang Lomba Inovasi Media Pembelajaran dan Cipta Lagu Anak, Tadris Bahasa Inggris belum dapat memboyong kejuaraan.

Dengan adanya kompetisi yang diadakan oleh HMJ Tarbiyah dalam Festival Tarbiyah 2019 tersebut diharapkan mahasiswa Tadris Bahasa Ingrgis dapat mengembangkan skill yang dimiliki pada setiap mahasiswanya, terlebih pada bidang bahasa. Dengan adanya kegiatan tersebut Tadris Bahasa Inggris dapat mengembangkan kualitas prodi dan melebarkan sayap hingga kompetisi luar kampus sekalipun. Maka dari itu dukungan dari berbagai pihak seperti para dosen dan juga mahasiswa itu sendiri sangat diperlukan untuk kegiatan selanjutnya. (SR)




Back to Top